Sabtu, 15 Desember 2007
Strategi Trading dan Managemen Resiko
Kenyataan banyak dijumpai trader-trader yang pada saat pelatihan atau paper trading mampu membuat prestasi yang baik tetapi setelah turun ke pasar, Hasil trading berakhir dengan kerugian. Relatif hanya sebagian kecil dari trader yang mampu membuat keuntungan secara konsisten dari tahun ke tahun.
Karena para trader beroperasi pada pasar yang sama dimana kelompok yang satu selalu menderita rugi sementara kelompok lain secara konsisten memperoleh laba, maka dapat disimpulkan bahwa penyebabnya bukanlah semata-mata karena kondisi pasar melainkan ada pada trader-trader tersebut.
Ada pendapat bahwa mengerti cara mengalisa pasar secara benar hanya merupakan sebagian dari strategi dalam membuat keuntungan. Banyak trader mengharap apabila ia bisa menganalisa pasar secara baik , maka mereka yakin dapat memperoleh keuntungan dari trading. Kenyataannya, keyakinan tersebut sama sekali berbeda dari yang diharapkan.
Faktor yang sangat mempengaruhi seorang trader dalam mendapatkan keuntungan trading sangat ditentukan oleh psikologis dari trader tersebut. Sifat tidak sabar, serakah, takut, panik, tidak disiplin dan perasaan seperti kecewa, frustrasi akan mewarnai pola trading seseorang yang pada gilirannya akan menentukan hasil rugi atau laba.
Karena itu sering kita mendengar suatu istilah “ trader is born and not made “. Istilah tersebut tidak seluruhnya tepat tetapi ada unsur kebenarannya.
Rugi dalam trading memang merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan namun semua trader mau tidak mau harus menghadapi dan menerima kenyataan.
Pada dasarnya kerugian dalam trading dapat digolongkan menjadi 2 kelompok yaitu kerugian karena kesalahan analisa/pandangan terhadap pasar sedangkan kelompok lain adalah disebabkan karena pola trading dan pribadi dari trader tersebut seperti terlalu yakin atas pendapatnya, overtrading, transaksi karena perusahaan mengalami kerugian yang besar, membiarkan rugi berlarut-larut, menyalahkan pasar, tidak mempunyai stop loss dan profit taking objective, semata-mata mengandalkan feeling, mengambil keuntungan sedikit sementara kerugian umumnya lebih besar, dan sebagainya.
Sebelum melakukan transaksi di Foreign Exchange Market, dibutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang untuk menghindari terjadinya resiko yang mungkin terjadi.
Persiapan-persiapan tersebut dituangkan dalam bentuk trading plan yang berdasarkan atas analisa market yang dibuat sebelumnya, yang berisikan :
1. Entry level (Level disaat open posisi)
2. Exit level (Level likuidasi posisi)
3. Maksimum resiko (Stop loss level)
4. Target level (Target profit)
Selain itu dibutuhkan beberapa teknik dasar dalam melakukan transaksi diantaranya :
A. Stop loss dan trial stop
Menutup (melikuidasi) posisi pada level kerugian maksimum yang dapat diterima, jika market bergerak berlawanan dengan posisi yang diambil. Batas kerugian maksimum ditentukan setelah melakukan analisa teknikal dan analisa fundamental.
Berdasarkan defenisi di atas, penempatan stop loss ditentukan berdasarkan dua jenis kriteria dasar yaitu :
Pertama: Berdasarkan pertimbangan besarnya jumlah maksimum yang bersedia diterima oleh pelaku transaksi, setiap melakukan transaksi.
Kedua: Berdasarkan pertimbangan analis teknis, yaitu selalu menempatkan stop loss LONG dibawah level support dan stop loss SHORT di atas level resistance.
B. Hedging / Locking Position Technique
Melakukan perlindungan resiko transaksi atau membatasi kerugian transaksi dengan mengunci posisi transaksi yaitu dengan membuat posisi transaksi baru yang berlawanan dengan posisi transaksi semula.
C. Averaging Profit dan Averaging Loss Technique
Prinsip dasar dari teknik averaging position adalah tetap mempertahankan posisi transaksi yang telah ada, bahkan menambah posisi baru yang searah dengan posisi awal setiap kali harga mendekati atau menembus level support atau resistance selama target transaksi belum tercapai.
Melakukan transaksi dengan berdasarkan teknik averaging loss memiliki resiko yang sangat tinggi, oleh karenanya teknik ini tidak pernah direkomendasikan sebagai pilihan strategi oleh para trader berpengalaman.
D. Cut and Reserve Technique (Switching Technique)
Prinsip dasar dari switching technique adalah melakukan perubahan pada arah posisi transaksi secara drastis (Reserve position). Apabila posisi transaksi awal mengalami kerugian (salah arah). Dalam kondisi demikian pelaku transaksi akan melakukan cut loss (melikuidasi posisi awal) dan langsung membuka posisi transaksi baru yang berlawanan arah dengan posisi transaksi awal tersebut.
E. Double Cover Technique
Yaitu mengambil posisi dengan jumlah lot dua kali lebih besar dari posisi tansaksi awal. Teknik ini dilakukan agar gain profit menjadi duakali lebih besar. Teknik ini mirip dengan average, hanya saja dengan average lot yang dua kali lebih besar.
PERINGATAN: semua teknik diatas tidak akan melepaskan anda dari resiko kerugian!
Minggu, 04 November 2007
margin call
Pengertian Margin Call yang umum: yaitu suatu keadaan dimana jumlah Account berada dibawah margin yang dibutuhkan (akibat loss), dan posisi anda akan terclose secara otomatis sesuai dengan trading condition broker yang anda gunakan (tiap broker beda-beda aturannya, harap dibaca kembali mengenai kondisi yang menyebabkan margin call pada broker anda).
marketiva
di marketiva (saat ini 4 November 2007) margin call akan terjadi saat available margin berada pada (atau kurang dari) 0 (nol).
available margin = dana pada akun - used margin + Profit
used margin = jumlah kontrak / 100 (marketiva menggunakan leverage 1:100 untuk desk forex nya)
contoh kasus:
Reno & Reni adalah trader yang sedang belajar trading di marketiva
dana Reno & Reni saat itu $1000
Reno kemudian membuka posisi Short EUR/USD pada level 1.4500 dengan quantity 10000 tanpa memasang stop loss
sedangkan Reni saat itu membuka posisi Long EUR/USD pada level 1.4500 dengan quantity 10000 tanpa memasang stop loss
pada level berapakah Reno dan Reni akan terkena Margin Call?
used margin Reno dan Reni adalah 10000/100 = $100
dana Reno & Reni = $1000
pips value Eur/USD = $0.0001 / 1 qty
Reno open Short level: 1.4500
Reni open Long level: 1.4500
used margin = $100
available margin = 0 (kondisi margin call)
perhitungan:
available margin = dana di akun - used margin + Profit
0 = $1000 - $100 + Profit
0 = $900 + Profit
Profit = -$900 (loss)
Profit = pips x pips value x jumlah kontrak
-$900 = pips x $0.0001 x 10000
pips = -900
Reno open Short Level= 1.4500
Reno margin call Level= 1.4500 - (- 900pips) = 1.5400
Reni open Long Level= 1.4500
Reni margin call Level= 1.4500 + (- 900pips) = 1.3600
di northfinance margin call atas seluruh posisi akan terjadi saat free margin level menyentuh (atau kurang dari) 5%
baca rule nomor 5 di forex trading rule northfinance
Rumus yang akan dipakai:


Contract Size in $ = Contract Size x Base Currency dari posisi anda
klik disini untuk melihat spesifikasi kontrak di northfinance
Equity = Balance + Profit
contoh kasus:
Andra & Andri adalah trader yang sedang belajar trading di Northfinance
dana Andra & Andri saat itu $1000
Leverage pada akun Andra & Andri adalah 1:200
Andra kemudian membuka posisi short EUR/USD pada level 1.4500 dengan kontrak 0.1 Lot tanpa memasang stop loss
sedangkan Andri saat itu membuka posisi Long EUR/USD pada level 1.4500 dengan dengan kontrak 0.1 Lot tanpa memasang stop loss
pada level berapakah Andra & Andri akan terkena Margin Call?
pair EUR/USD = EUR based (sama dengan pair EUR/JPY, EUR/GBP da EUR/XXX lainnya)
1Lot = 100000
Andra open Short level: 1.4500
Andri open Long level: 1.4500
kontrak Andra dan Andri dalam USD = 10000 x EUR/USD = 10000 x 1.4500 = 14500
used margin Andra & Andri = kontrak / leverage = 14500/200 = $72.5
dana Andra & Andri (Balance) = $1000
pips value Eur/USD = $10/Lot
Free Margin Level = 5% (kondisi margin call)
Free Margin level = ((balance + profit)/Margin) x 100%
5% = (($1000+profit)/$72.5) x 100%
$1000+profit = ($72.5 x 5%)/100%
$1000+profit = $3.625
Profit = -$996.375
Profit = pips x pips value x jumlah kontrak
-$996.375 = pips x $10 x 0.1
pips = -996.375
pips = -996 (dibulatkan)
Andra open Short Level= 1.4500
Andra margin call Level= 1.4500 - (- 996pips) = 1.5496
Andri open Long Level= 1.4500
Andri margin call Level= 1.4500 + (- 996pips) = 1.3504
lalu berapakah dana yang tersisa pada akun Andra dan Andri jika terjadi margin call?
$1000-$996 = $4
kalo pada akun Reno dan Reni?
$1000-$900=$100
kenapa berbeda?
karena trading condition rules yang berbeda antar broker yang satu dengan yang lain, maka bacalah dengan cermat setiap rule yang ada pada broker anda.
Jumat, 26 Oktober 2007
sering DC?
apakah anda sering mendapatkan pesan error berikut?
"Faulting application svchost.exe, version 5.1.2600.2180, faulting module netapi32.dll, version 5.1.2600.2180, fault address 0×0000a3c0."
matikan saja port 135 dan port 445, kemungkinan itu disebabkan network attack (user speedy banyak banget tuh network attacknya)
caranya:
buka registry editor (regedit.exe) dengan cara klik start menu, pilih run lalu isi kotaknya dengan "regedit" (tanpa tanda petik) lalu tekan ok.
tutup port 135:
cari registry key berikut
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\OLE
anda akan menemukan sebuah "String Value" bernama: EnableDCOM
Set value-nya menjadi: N (asalnya adalah Y)
tutup port 445:
cari registry key berikut
HKLM\System\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters
dibagian kanan window cari sebuah pilihan bernama "TransportBindName."
Double klik value tersebut, lalu hapus value-nya, sehingga value nya menjadi kosong (kosong bukan nol).
setelah selesai tutup registry editornya dan restart PC anda... semoga berhasil.
membuat koneksi lebih cepat
1. Klik Start pilih Run
2. isi kotaknya dengan "gpedit.msc" (Tanpa Tanda Petik) lalu tekan enter
3. Masuk kebagian Computer Configuration --> Administrative Templates --> Network --> QoS Packet Scheduler
4. Klik bagian Limit Reservable Bandwidth --> Pilih Enable dan matikan Bandwidth Limit dalam % menjadi 0
5. Klik Apply dan restart PC/ Laptop
semoga bermanfaat
Rabu, 03 Oktober 2007
Merencanakan Keuangan
seperti memulai bisnis yang lain, belajar trading forex juga membutuhkan suatu pernacanaan keuangan.
berikut rencana konyol versi saya:
anda akan membutuhkan sebuah komputer, modem (tidak disarankan menggunakan dial-up, selain lelet harga koneksinya lebih mahal)
berdasarkan pengalaman saya, trading online membutuhkan quota sekitar 1GB / Bulan. anda bisa memilih beberapa koneksi yang paling sesuai untuk anda:
starone
speedy
pro-XL
dll.
tidak disarankan mengikuti kursus yang berbayar, klo gratis sih ok banget. anda bisa mendapatkan pelajaran mengenai hal-hal seputar forex di babypips, mengenai indikator dan chart di metaquotes, dan fundamental di forexfactory, semuanya gratis tis tis tis.
lupakan mengenai jalan pintas. karena sesuatu yang instant itu tidak baik untuk jangka panjang, kecuali anda memang berniat hanya sekedar berkenalan dengan forex dan kemudian meninggalkannya.
berikut rencana keuangan yang mungkin bisa dijadikan patokan untuk anda:
1. untuk calon trader yang masih single alias menjomblo, berikut perkiraan modal yang harus anda siapkan:
satu unit PC+modem Rp. 3.500.000,- (anda mau trading bukan mau main game)
uang cadangan untuk kebutuhan 2 Tahun, berhubung anda single dan jomblo maka pengeluaran anda (seharusnya) lebih sedikit dari calon trader yang sudah berumahtangga.
Rp. 1.000.000,- untuk kebutuhan pribadi
Rp. 500.000,- untuk listrik dan koneksi
2 Tahun maka anda membutuhkan uang sejumlah Rp.36.000.000,- di tabungan anda
dan uang untuk deposit sekitar $1.000,- (anggap aja Rp.10.000.000,-) yang akan anda depositkan setelah anda menjalani latihan selama 1 Tahun Virtual.. (What the hell? 1 tahun virtual?)
jadi anda membutuhkan dana sekitar Rp. 49.500.000,- bulatkan saja jadi 50Juta ok? he..he..he...
2. untuk calon trader yang sudah berkeluarga, berikut perkiraan modal yang harus anda siapkan:
satu unit PC+modem Rp. 3.500.000,-
uang cadangan untuk kebutuhan 2 Tahun, berhubung anda berkeluarga maka pengeluaran anda akan lebih banyak dari para jomblo.
Rp. 3.000.000,- untuk kebutuhan keluarga
Rp. 1.000.000,- untuk listrik, koneksi, telpon, PDAM, etc..
2 Tahun maka anda membutuhkan uang sejumlah Rp.96.000.000,- di tabungan anda
dan uang untuk deposit sekitar $1.000,- (anggap aja Rp.10.000.000,-) yang akan anda depositkan setelah anda menjalani latihan selama 1 Tahun Virtual.. (What the hell? 1 tahun virtual?)
jadi anda membutuhkan dana sekitar Rp. 99.500.000,- bulatkan saja jadi 100Juta ok?
ROTF =))
konyol memang, :D tapi itulah kira-kira jumlah uang yang harus anda siapkan jika anda ingin belajar dengan tenang, kurang dari itu? bersiaplah merasakan kesengsaraan seperti yang dijalani oleh para pemula lainnya.
catatan: lebih baik anda kehilangan uang virtual (demo) sejumlah $100.000 daripada anda kehilangan uang beneran $100. anggap virtual tersebut uang anda sungguhan (tipu saja pikiran anda). jika dalam satu tahun tidak ada perkembangan positif pada account virtual anda, maka lupakan tentang deposit kecuali anda memang berniat menghambur-hamburkan uang di forex market.
Kamis, 27 September 2007
Jujurlah pada diri sendiri
Maju terus pantang mundur!!!
Lawaaaaan!!! jangan menyerah!!! jadilah seorang pemberani!!!
teriakan itu mungkin tepat untuk digunakan saat kita sedang melawan orang yang menjajah hak kita. Tapi... percayalah... teriakan itu tidak cocok untuk diterapkan di market, jika anda menggunakan kata-kata itu saat trading maka kemungkinan besar account anda akan habis dalam sekejap. Saya pernah menciptakan $13.000 dari modal awal $5.000 hanya dalam waktu 10 hari. Dan beberapa saat kemudian $13.000 berubah menjadi $400... but thanks God.. it was Demo Account)
sebagai seorang trader anda harus belajar untuk jujur kepada diri sendiri, terutama saat anda melakukan trading.
Saat sukses mendatangi anda, anda akan merasa menjadi orang yang tak terkalahkan... hingga beberapa saat kemudian market mengembalikan anda ke tempat anda semula.
Posisi terbaik kadangkala adalah posisi yang tidak diambil... Terkadang... hal terbaik yang harus dikerjakan adalah menjauh.. jujurlah pada diri sendiri... bukan masalah jika anda mengoperasikan account micro, mini ataupun standar account. keep humble.
Market tidak pernah melakukan diskriminasi kepada siapapun, dia akan memberikan uang kepada anda (ataupun mengambil uang anda) sesuai dengan apa yang anda kerjakan.
Semua ini hanya tentang anda dan market. Tanpa mempedulikan apa yang ada dipikiran anda dan apa yang sedang terjadi saat itu .. market selalu benar.
Hanya anda yang bisa salah. Belajarlah untuk selalu merendah, jujurlah kepada diri sendiri, hormati dan dengarkan sang market, niscaya anda akan menjadi trader yang sukses.
Apakah anda siap untuk menjalaninya?
Kita harus belajar trading dengan cara yang tidak jauh berbeda seperti kita mempelajari hal-hal keilmuan lainnya. Mempelajari trading mebutuhkan sebuah dedikasi yang tinggi dalam mengasah kemampuan kita agar kita mampu untuk mencapai puncak.
Trader professional yang berpengalaman adalah orang yang langka (harusnya dimasukan ke kebun trader agar tidak punah), seperti dokter spesialis atau seorang advokat, jika kita ingin menjadi seorang trader professional sepertinya untuk beberapa waktu kita harus membatasi kehidupan sosial kita dan berkonsentrasi dalam meningkatkan kemampuan trading kita.
Bayangkanlah seorang peneliti yang hidup di laboratorium, mereka mencurahkan seluruh hidupnya untuk mempelajari pekerjaan mereka, meski hal itu harus mengorbankan kehidupan sosial mereka. Hal tersebut membutuhkan sebuah kehidupan yang sedikit timpang antara bersenang-senang dan bekerja.
Anda siap dengan tantangan ini?
Anda rela (dengan segenap hati) untuk berkorban?
Siapkah anda menjalaninya?
when i walked to the market entrance i dream of paradise
1st month i feel excited of forex market
2nd month i feel challenged
3rd month i've got 300% return in my account
4th month i feel proud
5th month i've met monster called drawdown
6th month i've searched holly grail
7th month i've got confused
8th month i've made my own indicators
9th month i've got stuck in a moment
10th month i've deleted my custom indicators
11th month back to confused mode
12th month.... God... is this a hell? why? i've asked a paradise in my first step on market floor... how long till i meet the paradise i've dreamed before?
Rabu, 26 September 2007
menjauhlah dari sideway market
sebuah dugaan yang yang pernah pernah muncul di benak beberapa trader pemula (termasuk saya) adalah: gerakan harga di market akan berjalan konstan, yang artinya akan menciptakan profit yang konstan pula.
sayangnya, hal tersebut sangat jauh dari kenyataan. Market ternyata tidak selamanya bergerak cukup lebar untuk menghasilkan profit, ada saat-saat tertentu dimana market seolah-olah diam hingga kita kadang menyangka software charting kita terputus koneksinya.
Tetap terjaga untuk mengamati pergerakan sebesar 5 pips adalah hal yang cukup sulit dilakukan untuk mendapatkan sejumlah uang. Para pemula seharusnya menjauhi kondisi sideway market. Tapi apa yang ada di benak mereka (para pemula)? Mereka biasanya berpikir: "AKU MUNGKIN TIDAK BISA MENDAPAT 20 PIPS DENGAN 1 MINI LOT (10.000) SAAT INI, TAPI AKU BISA MENDAPATKAN 2 PIPS MENGGUNAKAN 1 LOT (100.000)." (they think they're genius).
Mereka merasa bahwa mereka "harus trading" dan "harus mendapatkan uang saat ini". mereka tanpa sadar memompa contract size mereka demi memperoleh beberapa pips di sideway market. mereka tidak hanya memaksa untuk trading, tapi mereka juga memaksa meningkatkan resiko mereka dengan menaikan jumlah kontrak. Sungguh hal yang tidak tepat.
Inilah saat dimana mereka membahayakan account mereka. Jika beberapa saatkemudian terjadi gerakan yang tak terduga. Ehmmmm they'll die. Mereka akan terbunuh karena jumlah kontrak yang terlalu besar (kecuali kalo gerakannya searah dengan posisi mereka, mereka akan kaya raya dalam sekejap LOL).
Ingatlah selalu bahwa kontrak yang besar bukan hanya memperbesar kemungkinan profit, tetapi juga memperbesar resiko.
it's all because I love You Newbie....